Kembali (Berusaha) Menulis.

Terakhir saya mengisi blog ini tahun 2016. Saya ingat waktu itu sore, 30 menit setelah jam pulang normal..kira-kira sekitar jam 16.30 WIB dengan motif iseng. Waktu itu saya terinspirasi sama Soe Hok Gie yang hobi nulis catatan harian atau diary, sesuatu yang menurut saya tidak lazim dilakukan kaum pria melainkan segmennya kaum perempuan. 




Sebetulnya, saya lagi galau saat itu karena setelah lulus kuliah (Juni 2015), saya belum dapat kerjaan yang ideal atau pas sama passion saya. Alih-alih bekerja di perusahaan bonafide, malah terdampar di kantor kecil. Lumayan lah untuk ngisi waktu, ketimbang nganggur. Tapi saya tetap berusaha apply kerjaan kesana kesini, via daring dan pos. Hasilnya? nihil....mentok di wawancara tahap pertama atau di psikotest. Makanya, daripada terus-terusan merenungi nasib saya coba berbuat sesuatu yang bisa menyemangati diri. Lha...terus jadilah tulisan pertama saya itu. 

Lama gak ngisi, saya iseng lihat profil LinkedIn si Cumplung. Weleh, ternyata dia udah produktif nulis blog dari 2019. Saya baca beberapa tulisannya dan saya tinggalin komentar pake nama lain (agus sarwanto dan bambang...lupa), soalnya komentar saya agak ngawur di blog dia yang pakai kalimat baku. Hehe.... 

Thanks Cump, karenamu aku jadi selera nulis lagi. Suatu kali Pram pernah bilang, "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah".

Depok, 18 April 2020


Komentar

Postingan Populer